Jumat, 26 Februari 2016

LAPORAN PERJALANAN KE SOLO


LAPORAN PERJALANAN PEMBELAJARAN LUAR SEKOLAH DI SOLO
(Puput Indah Dwijayanti)

Selasa, tanggal 16 Februari 2016, SMA Negeri 2 Magelang mengadakan Pembelajaran Luar Sekolah (PLS). PLS tersebut dilaksanakan di PT. Sri Rejeki Isman Tekstil di Jalan K.H. Samanhudi No. 88, Jetis, Sukoharjo 57511, Solo, Jawa Tengah, Kabupaten Solo dan di Museum Sangiran di daerah Kalijambe, Kabupaten Sragen, Jawa Tengah. Para peserta mayoritas terdiri dari para siswa kleas X. terdapat juga guru pendamping di setiap rombongan. Rombongan tersebut terbagi dalam enam bus, bus satu, dua, tiga, empat, lima, dan enam. Setiap kelas dibagi menjadi 6 kelompok. Jadi, setiap bus terdapat 9 kelompok yang masing-masing berbeda kelas.
Tujuan dari Pembelajaran di luar lingkungan sekolah ini adalah untuk mempelajari tentang cara pembuatan tekstil di PT. Sri Rejeki Isman Tekstil dan mengetahui berbagai macam fosil manusia purba yang ada di Sangiran. Semua itu dapat menjadi bahan ajaran yang berharga bagi semua orang, terutama siswa-siswa SMA Negeri 2 Magelang.
Paginya semua siswa kelas X serta para guru pendamping datang ke SMA Negeri 2 Magelang terlebih dahulu sekitar pukul 06.30 WIB. Kemudian semua siswa berjalan menuju tepi jalan raya untuk menunggu bus. Kami menunggu beberapa menit hingga akhirnya bus datang. Setelah bus masing-masing rombongan sudah kami temukan, kami masuk ke dalam bus dan duduk di kursi yang sudah diatur sebelumnya. Setiap siswa sudah mendapat jatah tempat duduk masing-masing sehingga tidak ada yang berebut. Sebelum berangkat, guru pendamping dan bapak pemandu perjalanan mengabsen kehadiran siswa supaya tidak ada yang tertinggal. Setelah semua siswa sudah hadir dalam bus, bus bersiap-siap memulai perjalanannya. Sebelum berangkat kami semua berdo’a terlebih dahulu supaya selamat dalam perjalanan dan sampai pada tujuan hingga kami kembali ke rumah masing-masing. Kemudian bus berangkat sekitar pukul 07.15 WIB dari SMA Negeri 2 Magelang. Di dalam bus, pemandu mulai menjelaskan tentang tujuan perjalanan kami. Dengan sedikit basa-basi sang pemandu juga memperkenalkan dirinya dan rekannya, pak sopir. Di dalam bus, kami juga diputarkan berbagai macam lagu. Mulai dari lagu jaman dulu, lagu pop, sampai lagu koplo diputar pada tv yang terletak di depan bus dan di tengah bus. Terdapat dua tv yang disediakan untuk kami. Para siswa mayoritas sehat, sehingga tidak ada yang menampakkan rasa mualnya mengendarai bus. Di perjalanan bus juga berhenti di pom bensin jika beberapa siswa meminta ke kamar kecil karena sudah tidak tahan ingin segera membuang air kecil. Sekitar pukul 10.30 WIB Rombongan dari SMA Negeri 2 Magelang sampai di PT. Sri Rejeki Isman Tekstil.

Kunjungan ke Tempat Pembelajaran

1.     PT. Sri Rejeki Isman Tekstil

Tempat pembelajaran yang pertama kami kunjungi yaitu PT. Sri Rejeki Isman Tekstil yang terletak di Jalan K.H. Samanhudi No. 88, Jetis, Sukoharjo 57511, Solo, Jawa Tengah, Kabupaten Solo. Suhu di sana terasa sangat panas. Para siswa turun dari bus dan berjalan menuju pabrik produksi berbagai macam pakaian. Pada awalnya kami kira kami tidak dapat masuk karena salah satu ibu guru pendampig meminta kami berbalik ke bus masing-masing. Tapi setelah itu kami dipersilahkan masuk ke ruang pabrik produksi dengan berbaris tiga-tiga. Kami hanya berjalan mengelilingi ruang produksi dengan tertib dan tanpa berisik. Ada banyak sekali mesin jahit dan mesin-mesin lain yang membantu proses produksi. Tapi tak ada pemandu yang menjelaskan tentang berbagai proses produksi.


Ruang produksi
Setelah mengitari ruang pabrik produksi pakaian, kami masuk bus kembali dan dibawa pada sebuah bangunan yang merupakan tempat penjualan dari hasil produksi pakaian. Berbagai macam pakaian dapat dibeli di ruangan tersebut. Selain pakaian, kami juga melihat kain-kain yang tergulung dengan sangat rapi. Ada berbagai macam warna, gambar, serta motif yang disediakan. Kain-kain tersebut dapat dibeli dengan harga yang sudah ditentukan. Tapi sebagian besar dari kami tidak membeli pakaian karena terlalu bingung dan beberapa pakaian tergolong mahal. Sebagian para siswa juga asyik berfoto ria dengan teman-temannya. Setelah semua kegiatan itu selesai, kami kembali ke bus masing-masing dan mengambil perjalanan lagi menuju Sangiran. Sebagian besar para siswa kecewa dengan kegiatan pembelajaran yang dilakukan di PT. Sri Rejeki Isman Tekstil karena tidak ada satupun pembelajaran yang dapat kami ambil. Berdasarkan jadwal agenda dan rencana yang ada, kami seharusnya mempelajari produksi tekstil dari cara pengolahan untuk membuat kain hingga cara pembuatan pakaian dan penjualannya. Namun kami tidak dipandu untuk mempelajari berbagai cara produksi tekstil. Berdasarkan sumber yang ada, katanya ada tamu VIP yang datang ke PT. Sri Rejeki Isman Tekstil yang bekerja sama dan tidak dapat diganggu gugat. Jadwal yang disediakan untuk kami seharusnya sekitar jam 08.30 sampai jam 09.00 WIB . namun karena pemberitahuan tersebut mendadak, rombongan dari SMA Negeri 2 Magelang tidak dapat menyesuaikannya. Sehingga para siswa sedikit kecewa dengan kejadian tersebut dan gagalnya pembelajaran di PT. Sri Rejeki Isman Tekstil. Kemudian pada pukul 12.00WIB bus berhenti di salah satu restoran. Tapi kami tidak turun karena ternyata makan siang untuk kami disediakan dalam bentuk box makanan. Jadi, kami memakan bekal makan siang kami di dalam bus sambil berjalan menuju Sangiran.

2.     Museum Sangiran


Bus menuju Sangiran di daerah Kalijambe, Kabupaten Sragen, Jawa Tengah. Setelah tiba di Sangiran, sebagian besar para siswa mencari kamar mandi yang sudah disediakan di sana. Setelah itu, kami memasuki museum Sangiran. Terdapat berbagai macam fosil dan peninggalan manusia purba. Semua terpajang dengan lengkap. Ada juga bapak pemandu yang menjelaskan satu demi satu cerita tentang peninggalan yang ada. Ada tulang dari gajah purba, kepala manusia purba yang ada di Sangiran, dan juga fosil kepala kerbau yang ditemukan. Itu menunjukkan bahwa dahulu Sangiran adalah daerah yang kaya akan bahan makanan dan subur sehingga banyak hewan yang menetap di kawasan ini. Terdapat tiga museum yang ada.
Tulang gajah purba

Setelah selesai mengunjungi Museum Sangiran, kami mendapat waktu untuk membersihkan badan dan melaksanakan salat. Setelah itu, kami melanjutkan perjalanan menuju Pasar Grosir Solo (PGS).
3.     Solo Square

     Pada awalnya rombongan berniat untuk berbelanja oleh-oleh di Pasar Grosir Solo. Namun pada akhirnya kami memutuskan berbelanja di Solo Square di Jalan Selamat Riyadi No. 451-455, Jawa Tengah 68111 karena PGS pada waktu itu sudah tutup. Lalu kami tiba di Solo Square pada pukul 17.00 WIB. Di sana kami dipersilahkan untuk berbelanja. Namun sebagian siswa tidak berbelanja. Mungkin karena mereka terlalu bingung dengan berbagai macam barang. Atau mungkin karena harga barang-barang yang dijual teramat mahal. Setelah dua jam kami mengitari Solo Square, kami menuju bus masing-masing dan bersiap-siap kembali ke sekolah pada pukul 19.00 WIB. Beberapa siswa tidak merasa puas dengan belanja-belanja yang dilakukan di Solo Square.
Sisi dalam Solo Square
     Setelah beberapa jam perjalanan para siswa tempuh, akhirnya kami dapat sampai di SMA Negeri 2 Magelang dalam keadaan selamat dan tidak banyak siswa yang sakit. Bus sampai di sekolah pada pukul 23.15 WIB. Orang tua dari siswa-siswa menjemput putra-putri mereka di sekolah. Dan hari itu adalah hari yang sangat melelahkan, menggembirakan, namun ada juga yang kecewa dengan perjalanan ini. setiap siswa memang memiliki pikiran dan pendapat tersendiri dalam mengungkapkan pendapat.

2 komentar:

  1. Terima kasih. Laporan yang bagus, struktur dan isinya lengkap. Penulisan (PT.) tidak perlu menggunakan titik --> (PT). Bagian pembuka (orientasi) saya rasa terlalu panjang. Anda juga perlu konsisten pada penggunaan huruf kapital. Contoh --> 08.30 sampai jam 09.00 WIB . namun karena pemberitahuan bla bla

    BalasHapus
  2. ya terima kasih pak komentarnya :-)

    BalasHapus